Tampilkan postingan dengan label Penyakit Kelamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit Kelamin. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 April 2011

Kutil Kelamin Akibat Virus HPV Dapat Dicegah

Inilah penyakit yang diebabkan oleh infeksi virus Human Papillomavirus, penyebab kanker serviks atau leher rahim.

Apa itu kutil kelamin?
Kutil kelamin adalah benjolan-benjolan yang tumbuh pada alat kelamin manusia dalam berbagai variasi ukuran, yang dapat pula berkembang dalam kelompok sehingga menjadi kumpulan kutil yang jika diteliti tampak seperti bentuk kembang kol.

Pada perempuan, kutil kelamin tumbuh pada area vulva dan cervix, serta di daerah sekitar anus dan vagina. Pada laki-laki, kutil kelamin akan cenderung muncul pada penis atau skrotum – dan dalam kasus-kasus tertentu kutil kelamin tumbuh pada sela selangkangan. Keluhan yang dirasakan adalah rasa gatal dan panas, perdarahan dan sakit pada penis, skrotum dan daerah anal.

Kasus kutil kelamin adalah penyakit kelamin menular yang paling banyak dilaporkan di seluruh dunia. Sekitar dua per-tiga orang dari seluruh dunia yang melakukan kontak seksual dengan pasangan yang menderita kutil kelamin biasanya akan langsung tertular dalam waktu kurang lebih 3 bulan.

HPV adalah biang keladinya
Kutil kelamin disebabkan oleh infeksi virus Human Papillomavirus (HPV) – virus yang sama dengan penyebab kanker serviks, yang sedang hangat dibicarakan belakangan ini. Berbeda dengan kanker serviks yang disebabkan oleh HPV tipe 16 & 18, maka kutil kelamin disebabkan oleh HPV tipe 6 & 11.

Mereka yang menderita harus menanggung beban sakit, mental dan psikologi serta biaya pengobatan

Di seluruh dunia, HPV adalah salah satu penyebab utama penyakit-penyakit menular seksual, dimana menurut Centers of Disease Control and Prevention (CDC) terdapat sekitar 6,2 juta kasus baru penyakit infeksi menular akibat HPV dilaporkan setiap tahun.

Pada perempuan, kutil kelamin umumnya muncul pada akhir usia belasan atau di awal usia 20-an. Sementara pada laki-laki, kutil kelamin biasanya tumbuh di antara awal usia 20-an sampai akhir usia 20-an.

Secara umum, merujuk pada penelitian medis, penyakit yang sangat mengganggu ini ditemui pada mereka yang berusia di antara 17 hingga 33 tahun. Penderitanya sangat mudah menularkan pada orang lain, dimana seseorang memiliki kemungkinan akan langsung terinfeksi meski hanya terekspos pada 1 kali kegiatan seksual dengan orang yang menderita kutil kelamin tersebut.

Bahkan, mengutip data di Amerika Serikat, sampai di satu waktu, sebanyak 1 juta orang diperkirakan akan menderita kutil kelamin – dan ini berarti setiap menitnya terdapat 1 kasus baru.

Penyakit ini bukan saja menciptakan beban pribadi bagi si penderita, namun jika dipikirkan lebih jauh, beban ekonomi bagi para individu dalam kerangka sosial ini cukuplah besar. Amerika Serikat sendiri mengalokasikan dana sebesar $140,000 juta bagi perencanaan kesehatan pribadi Amerika Serikat dalam kaitannya dengan diagnosa dan perawatan kutil kelamin.

Belum lagi beban tekanan psikologis bagi sang penderitanya; seperti menurunnya tingkat kepercayaan diri, persepsi diri yang negatif, rasa malu dan kecemasan.

Siapa lagi yang beresiko terkena infeksi HPV?
Kutil kelamin tampaknya lebih dari sekedar penyakit yang menimbulkan ketidaknyamanan secara kosmetik pada remaja dan orang dewasa. Penyakit ini juga berpotensi menyebabkan resiko pada bayi.

Kutil kelamin tidak hanya bisa ditularkan oleh antar pasangan seksual, namun juga dapat menempuh rute penularan oleh Ibu kepada bayinya – yaitu ketika sang bayi dilahirkan melalui jalan lahir Ibu. Bayi akan beresiko menderita gangguan pernapasan yang disebut respiratory papillomatosis, sebuah kondisi yang dikarakterisasikan dengan adanya lesi seperti kutil atau papilloma dalam saluran pernapasan.

Lebih jauh lagi, selain perempuan dapat mentransmisikan HPV penyebab kutil pada bayinya, mereka juga dapat menyebarkan tipe-tipe HPV yang menyebabkan kanker lainnya – yaitu mengarah pada pertumbuhan kanker di leher dan kepala pada anak-anak.

Penyakit berbahaya ini kini dapat dicegah

Seperti halnya kanker serviks yang disebabkan oleh HPV dan lebih dulu dikenal, infeksi HPV yang menyebabkan kutil kelamin ini juga dapat dicegah – selain tentunya berupaya menghindari faktor-faktor resikonya seperti kontak kulit antar organ genital dan melakukan hubungan seksual dengan lebih dari 1 pasangan.

Kedua penyakit ini dapat ditangkal dengan bantuan proteksi vaksin HPV quadrivalent yang dapat melindungi tubuh dari ancaman empat tipe HPV sekalligus; yaitu tipe 16 & 18 sebagai penyebab kanker serviks dan tipe 6 & 11 sebagai penyebab kutil kelamin. Vaksin HPV quadrivalent diaplikasikan sebanyak 3 kali suntikan; di bulan 0, bulan ke-2 dan bulan ke-6.

Dengan demikian, berita gembira mengenai vaksin ini tidak hanya dapat dinikmati oleh perempuan, tetapi juga oleh kelompok laki-laki yang mempunyai resiko sama besar menderita kutil kelamin.

CDC’s Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) merekomendasikan 3 dosis seri vaksinasi bagi anak perempuan sejak usia 11 tahun hingga wanita dewasa usia 26 tahun. Vaksin ini juga dapat diaplikasikan pada anak laki-laki sejak usia 9 tahun.

Lebih membesarkan hati, vaksin ini tidak hanya memberi keuntungan untuk dapat melindungi dari kanker serviks dan kutil kelamin, namun juga mampu melindungi dari lesi pra-kanker yang seringkali berkembang menjadi kanker pada vulva dan vagina.

Kisah sukses dari Australia
Angka kasus kutil kelamin pada kelompok perempuan muda di Australia menurun tajam sejak diperkenalkannya program vaksinasi nasional dengan vaksin HPV quadrivalent dalam mencegah kanker serviks pada bulan April tahun 2007 lalu.

Sebanyak 36.055 pasien dengan keluhan penyakit genital yang berkunjung ke klinik kesehatan Merlbourne antara Januari 2004 – Desember 2008 diobservasi perkembangan angka kasusnya.

Mulai tahun 2008, terjadi penurunan angka kasus kutil kelamin secara menggembirakan pada kelompok usia perempuan di bawah 28 tahun, yaitu sebanyak 25% di setiap kuartal tahun tersebut – dengan hanya sebesar 6,6% dari seluruh pasien yang berkunjung di tahun 2008 didiagnosa menderita kutil kelamin.

Jika dibandingkan dengan sepanjang kurun waktu sebelum vaksin HPV quadrivalent diperkenalkan, kenaikan kasus di kelompok umur tersebut adalah sebesar 1.8% di tiap kuartal-nya – dengan 13% dari seluruh pasien didiagnosa positif menderita kutil kelamin.

Penurunan angka kasus kutil kelamin juga terjadi pada kelompok laki-laki heteroseksual yaitu rata-rata sebesar 5% tiap kuartal-nya di tahun 2008.

Australia adalah salah satu negara di dunia yang mengimplementasikan vaksinasi dengan vaksin HPV quadrivalent melawan HPV. Vaksin tersebut diberikan secara cuma-cuma pada anak-anak usia sekolah antara 12 – 18 tahun sejak April 2007, diikuti oleh pemberian pada perempuan muda usia 26 tahun ke bawah melalui praktek-praktek dokter umum dan klinik masyarakat sejak bulan Juli 2007.

Australia menjadi negara dengan coverage vaksinasi quadrivalent HPV terluas di dunia dengan jangkauan sukses sebanyak 69%-75% pada kelompok usia anak-anak sekolah dan seluas 65%-70% pada kelompok perempuan dewasa muda.

Sumber:
http://sehatnews.com/penyakit-a-z/k/6890-Kutil-Kelamin-Akibat-Virus-HPV-Dapat-Dicegah.html


Artikel Terkait:

Rabu, 08 Desember 2010

Gonorea

DEFINISI
Gonorea adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh kuman neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam saluran kencing, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva).


PENYEBAB
Bakteri neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini bisa menyebar melalui aliran darah ke seluruh bagian tubuh. Terutama kulit dan persendian. Pada kaum wanita, bakteri ini dapat naik ke saluran kelamin dan menginfeksi dalam panggul hingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi.


GEJALA
Pada kaum pria, gejala timbul lebih cepat, yakni beberapa hari setelah terinfeksi. Gejala awal berupa rasa tidak enak pada saluran kencing dan nyeri ketika pipis serta keluar nanah dari penis.

Makin lama, penderita akan sering buang air kecil dan merasakan dorongan untuk pipis meski tidak keluar urin. Lubang penis pun tampak merah dan membengkak.

Pada kaum wanita, gejala timbul dalam waktu satu hingga tiga minggu setelah terinfeksi. Bahkan penderita seringkali tidak menunjukkan adanya gejala selama berbulan-bulan.

Jika timbul gejala, biasanya ringan. Tapi lama-lama menjadi berat berupa keinginan untuk pipis terus, keluarnya cairan dari vagina, serta demam. Jika infeksi telah menyebar, bisa menyebabkan nyeri di berbagai bagian tubuh seperti panggul hingga mengganggu kenikmatan berhubungan seks.

Penyakit ini bisa juga menginfeksi anus jika penderita adalah pelaku anal seks atau hubungan seksual lewat anus. Penderita akan merasa tidak nyaman dan keluar cairan di sekitar anus. Daerah sekitar anus pun akan tampak merah dan kasar. Tinja si penderita seringkali berlapis lendir dan darah.

Melakukan oral seks atau hubungan seksual lewat mulut dengan seorang penderita gonorea juga bisa mengakibatkan gonorea pada tenggorokan. Infeksi tersebut bisa menyebabkan gangguan makan. Jika cairan penis atau vagina yang terinfeksi kuman gonorea mengenai mata, maka bisa terjadi infeksi pada mata luar. Bayi yang baru lahir bisa terinfeksi gonorea selama proses persalinan hingga terjadi infeksi pada mata si bayi. Jika tidak segera ditangani, infeksi ini bisa berujung pada kebutaan.


KOMPLIKASI
Bakteri bisa menyebar ke seluruh bagian tubuh. Infeksi yang menyebar melalui darah bisa menyebabkan bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam, dan nyeri sendi atau yang dikenal dengan sindrom artitis dermatis. Tak hanya itu, bisa pula terjadi infeksi pada jantung (endokarditis) dan infeksi pembungkus hati (perihepatitis).


PENANGANAN
Gonorea biasanya ditangani dengan suntikan atau antibiotik melalui mulut selam satu minggu. Jika gonorea terlanjur menyebar lewat aliran darah, biasanya penderita akan diberikan antibiotik melalui pembuluh darah atau infus.

Selasa, 12 Oktober 2010

Vulvodynia

DEFINISI
Vulvodynia adalah nyeri disertai rasa sakit, terbakar atau iritasi di daerah sekitar pembukaan vagina (vulva). Hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan saat duduk atau melakukan hubungan seksual.


PENYEBAB
Belum ada penyebab pasti terjadinya vulvodynia, tapi diperkirakan disebabkan oleh beberapa faktor seperti cedera atau infeksi saraf di daerah sekitar vulva, infeksi vagina, alergi atau hipersensitivitas lokal pada kulit. Kebanyakan wanita yang menderita vulvodynia telah memilii riwayat pengobatan vaginitis.


GEJALA
Vulvodynia ditandai dengan rasa nyeri di sekitar kemaluan. Rasa nyeri itu bisa berupa perasaan terbakar, sakit, gatal, tersengat, berdenyut dan tidak ingin melakukan hubungan seksual. Kondisi seperti ini dapat berlangsung berbulan-bulan atau bertahun-tahun.


PENGOBATAN
Pengobatan vulvodynia dapat dilakukan dengan beberapa cara:
  1. Medis
    - Trisiklik antidepresan. membantu mengurangi sakit kronis termasuk amitriptyline, desipramine (Norpramin) dan nortriptyline (Aventyl, pamelor).
    - Antikonvulsan seperti carbamazepine (Tegretol) dan gabapentin (Neurontin). dapat mengurangi rasa sakit vulvodynia.
    - Antihistamin seperti Hidroksizin dapat mengurangi gatal.
  2. Biofeedback terapi. Terapi ini membantu mengurangi rasa sakit dengan mengendalikan respon tubuh tertentu. Tujuan biofeedback adalah membuat perasaan santai sehingga mengurangi sensasi rasa sakit.
  3. Lokal anestesi. Obat-obatan seperti salep lidokain dapat memberikan perasaan nyaman sementara dan dapat digunakan 30 menit sebelum berhubungan seksual.
  4. Bedah. pembedahan dapat dilakukan untuk menghilangkan kulit yang terkena dan mengurangi rasa sakit pada jaringan (vestibulectomy).

Senin, 16 Agustus 2010

Vagina Kering

menopauseDESKRIPSI
Vagina kering merupakan masalah yang umum bagi perempuan selama dan setelah menopause. Sebanyak empat dari sepuluh perempuan yang mengalami menopause mengalami tanda-tanda dan gejala yang berkaitan dengan kekeringan vagina. Meski vagina kering umumnya terjadi pada perempuan menopause, bukan berarti perempuan yang belum menopause terhindar dari masalah ini.

Perubahan hormon selama siklus menstruasi dan usia mempengaruhi jumlah dan konsistensi dari uap air ini. Pelumasan vagina terdiri dari cairan bening yang merembes melalui dinding pembuluh darah yang mengelilingi vagina. Ketika perempuan terangsang secara seksual, lebih banyak darah mengalir ke organ-organ panggul, menciptakan lebih banyak cairan pelumas vagina.


TANDA DAN GEJALA
Tanda dan gejala kekeringan vagina meliputi:
  • Kekeringan vagina
  • Gatal
  • Sensasi panas pada vagina
  • Sakit atau pendarahan ringan saat berhubungan seks

PERAWATAN
Secara umum pengobatan vagina kering dilakukan dengan terapi estrogen. Beberapa pilihan terapi itu antara lain krim estrogen, cincin estrogen, atau tablet estrogen.

Senin, 31 Mei 2010

Cangkroid

DEFINISI
Cangkroid merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Hemophilus ducreyi, dimana terjadi luka terbuka (ulkus, borok) pada alat kelamin yang sifatnya menetap dan terasa nyeri.


PENYEBAB
Bakteri Hemophilus ducreyi. Pria yang tidak disunat memiliki resiko 3 kali lebih besar untuk terjangkit penyakit ini dan cangkroid sendiri merupakan faktor resiko untuk terjadinya infeksi oleh HIV.


GEJALA
Gejala mulai timbul dalam waktu 3-7 hari setelah terinfeksi. Lepuhan kecil yang terasa nyeri timbul di alat kelamin dan di sekitar anus. Lepuhan ini dengan segera akan pecah dan membentuk luka terbuka yang dangkal. Luka tersebut bisa membesar dan bergabung satu sama lain.

Kelenjar getah bening di selangkangan bisa membesar dan menyatu membentuk suatu abses (penimbunan nanah). Kulit diatas abses tampak merah dan mengkilat dan abses ini bisa pecah sehingga nanahnya mengalir ke atas kulit.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Contoh nanah diambil dan dibiakkan di laboratorium.


PENGOBATAN
Diberikan suntikan antibiotik seftriakson atau eritromisin setiap 6 jam selama 7 hari. Nanah dari kelenjar getah bening yang membengkak bisa dikeluarkan dengan bantuan sebuah jarum. Penderita diawasi minimal selama 3 bulan untuk memastikan bahwa infeksi telah sembuh. Jika memungkinkan, mitra seksual juga diselidiki, sehingga bisa diperiksa dan jika perlu, diobati.


PENCEGAHAN
Cangkroid adalah infeksi bakteri yang ditularkan melalui hubungan seksual. Untuk mencegah penyebaran cangkroid, lakukanlah hubungan seksual yang aman (menggunakan kondom atau tidak berganti-ganti pasangan seksual).

Jumat, 23 April 2010

Trikomoniasis

DEFINISI
Trikomoniasis adalah suatu penyakit menular seksual pada vagina atau uretra yang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis.


PENYEBAB
Trichomonas vaginalis, organisme bersel tunggal yang memiliki ekor seperti cambuk. Meskipun organisme ini bisa menginfeksi saluran kemih-kelamin pria dan wanita, tetapi gejala-gejalanya lebih sering ditemukan pada wanita. Sekitar 20% wanita pernah mengalami trikomoniasis vagina selama masa reproduktifnya. Pada pria, organisme ini menginfeksi uretra, prostat dan kandung kemih, tetapi kasusnya jarang menimbulkan gejala. Organisme ini lebih sulit ditemukan pada pria.


GEJALA
Pada wanita, penyakit ini biasanya dimulai dengan keluarnya cairan dari vagina yang berbusa dan berwarna kuning kehijauan. Vulva (alat kelamin wanita bagian luar) bisa teriritasi dan luka, dan hubungan intim bisa menyebabkan rasa nyeri. Pada kasus yang berat, vulva dan kulit di sekitarnya bisa meradang dan bibir kemaluan (labia) membengkak. Timbul rasa nyeri ketika berkemih dan frekuensi berkemih menjadi sering, menyerupai gejala dari infeksi kandung kemih.

Penderita pria sering tidak menunjukkan gejala tetapi bisa menginfeksi mitra seksualnya. Beberapa diantaranya mengeluarkan cairan berbusa atau cairan seperti nanah dari uretra, mengalami nyeri saat berkemih dan desakan berkemih yang lebih sering. Gejala-gejala ini biasanya timbul di pagi hari. Uretra bisa mengalami peradangan ringan, dan kadang-kadang ujung penis tampak lembab. Infeksi pada epididimis menyebabkan nyeri pada buah zakar. Prostat juga bisa terinfeksi.


DIAGNOSA
Pada wanita, diagnosis biasanya ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap contoh cairan vagina. Pada pria dilakukan pemeriksaan mikroskopik terhadap sekret dari ujung penis yang diambil pada pagi hari sebelum penderita berkemih dan sebagian dibiakkan di laboratorium. Jika hasil pemeriksaan mikroskopik belum meyakinkan, bisa dilakukan pembiakan air kemih.


PENGOBATAN
Metronidazol dosis tunggal per-oral (melalui mulut) bisa menyembuhkan sampai 95% penderita. Karena efektivitas dosis tunggal pada penderita pria masih diragukan, maka kepada penderita pria obat ini biasanya diberikan selama 7 hari. Bila diminum bersama alkohol, metronidazol bisa menyebabkan mual dan kemerahan di kulit. Obat ini juga bisa menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih dan pada wanita meningkatkan terjadinya infeksi jamur (kandidiasis genitalis). Metronidazol tidak boleh diberikan kepada wanita hamil.

Senin, 19 April 2010

Granuloma Inguinale

DEFINISI
Granuloma Inguinale adalah suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Calymatobacterium granulomatis, yang menyebabkan peradangan menahun pada alat kelamin. Sering terjadi di daerah tropis dan subtropis.


PENYEBAB
Bakteri Calymatobacterium granulomatis.


GEJALA
Gejala mulai timbul dalam waktu 1-12 minggu setelah terinfeksi. Gejala awalnya berupa bintil-bintil merah yang tidak nyeri, yang secara perlahan tumbuh menjadi benjolan bulat dan menonjol.

Bagian tubuh yang terkena pada pria adalah penis, buah zakar, selangkangan dan paha, sedangkan pada wanita meliputi vulva, vagina dan kulit di sekitarnya. Pada pria dan wanita, daerah lainnya yang juga terkena adalah dubur, bokong dan wajah. Pada akhirnya benjolan tersebut akan menutupi alat kelamin. Penyembuhannya berlangsung lambat dan bisa terbentuk jaringan parut.

Biasanya benjoolan tersebut akan terinfeksi oleh organisme lainnya. Jika tidak diobati, bisa menyebar ke seluruh tubuh, yaitu ke tulang, persendian atau hati dan menyebabkan penurunan berat badan, demam serta anemia.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan benjolan merah terang yang khas. Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pemeriksaan mikroskopik terhadap contoh pinggiran benjolan.


PENGOBATAN
Bisa diberikan antibiotik seperti streptomisin, tetrasiklin, eritromisin, kloramfenikol dan trimetroprim-sulfametoksazol. 6 bulan setelah pengobatan, penderita harus diperiksa untuk memastikan bahwa infeksi sudah berhasil diatasi.

Minggu, 11 April 2010

Kandidiasis Genitalis (Thrush)

DEFINISI
Kandidiasis Genitalis adalah sautu infeksi jamur pada vagina atau penis, biasanya dikenal sebagai thrush.


PENYEBAB
Jamur Candida albicans. Jamur ini secara normal hidup di dalam kulit atau usus. Dari sini jamur bisa menyebar ke alat kelamin. Candida biasanya tidak ditularkan melalui hubungan seksual.

Kandidiasis genitalis lebih sering terjadi terutama karena meningkatnya pemakaian antibiotik, pil KB dan obat-obat lainnya yang menyebabkan perubahan suasana vagina sehingga memungkinkan pertumbuhan Candida. Kandidiasis lebih sering ditemukan pada wanita hamil atau wanita dalam siklus menstruasi dan pada penderita kencing manis.

Selain itu, pemakaian obat (misalnya kortikosteroid atau kemoterapi untuk kanker) dan penyakit yang menekan sistem kekebalan (misalnya AIDS) juga mempermudah terjadinya penyakit ini.


GEJALA
Kandidiasis genitalis biasanya menyebabkan gatal atau iritasi pada vagina dan vulva dan bisa disertai pengeluaran sekret dari vagina. Iritasinya berat, tetapi sekretnya sedikit. Vulva tampak kemerahan dan bengkak. Kulitnya kasar dan pecah-pecah. Dinding vagina biasanya tertutup oleh bahan seperti keju yang berwarna putih, tapi bisa juga tampak normal.

Kandidiasis genitalis

Pria biasanya tidak menunjukkan gejala-gejala, tetapi pada ujung penis (glans penis) dan pada kulitnya (pada pira yang tidak disunat) bisa terjadi luka dan iritasi, terutama setelah melakukan hubungan seksual. Kadang-kadang keluar sedikit sekret dari penis. Ujung penis dan kulitnya tampak merah, dengan keropeng kecil dan bisa tertutup oleh bahan seperti keju yang berwarna putih.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap contoh bahan dari vagina atau penis. Bisa juga dibuat biakan dari bahan tersebut.


PENGOBATAN
Pada wanita, pengobatan dilakukan melalui pencucian vagina dengan sabun dan air, mengeringkannya dengan handuk dan kemudian mengoleskan krim anti jamur yang mengandung klotrimazol, mikonazol, butokonazol atau tiokonazol dan terkonazol. Pilihan lainnya adalah ketokonazol, flukonazol atau itrakonazol yang diberikan per-oral (melalui mulut).

Pada pria, penis (dan kulitnya pada laki-laki yang tidak disunat) harus dicuci dan dikeringkan sebelum diolesi dengan krim anti jamur (misalnya yang mengandung nistatin). Kadang-kadang wanita yang memakai pil KB harus menghentikan pemakaiannya untuk beberapa bulan, selama pengobatan kandidiasis vaginalis, karena bisa memperburuk infeksi.

Wanita yang tidak dapat menghindar dari resiko infeksi ini (misalnya pada gangguan sistem kekebalan atau pemakaian antibiotik jangka panjang), mungkin memerlukan obat anti jamur atau pengobatan pencegahan lainnya.

Kutil Genitalis (Kondiloma Akuminata)

DEFINISI
Kutil Genitalis (Kondiloma Akuminata) merupakan kutil di dalam atau di sekeliling vagina, penis atau dubur, yang ditularkan melalui hubungan seksual.

Kutil genitalis sering ditemukan dan menyebabkan kecemasan karena:
- tidak enak dilihat,
- bisa terinfeksi bakteri
- bisa merupakan petunjuk adanya gangguan sistem kekebalan.


PENYEBAB
Virus papilloma. Pada wanita, virus papiloma tipe 16 dan 18, yang menyerang leher rahim tetapi tidak menyebabkan kutil pada alat kelamin luar dan bisa menyebabkan kanker leher rahim. Virus tipe ini dan virus papiloma lainnya bisa menyebabkan tumor intra-epitel pada leher rahim (ditunjukkan dengan hasil Pap-smear yang abnormal) atau kanker pada vagina, vulva, dubur, penis, mulut, tenggorokan atau kerongkongan.


GEJALA
Kutil genitalis paling sering tumbuh di permukaan tubuh yang hangat dan lembab. Pada pria, area yang sering terkena adalah ujung dan batang penis dan di bawah kulit depannya (jika tidak disunat). Pada wanita, kutil timbul di vulva, dinding vagina, leher rahim (serviks) dan kulit di sekeliling vagina. Kutil genitalis juga bisa terjadi di daerah sekeliling anus dan rektum, terutama pada pria homoseksual dan wanita yang melakukan hubungan seksual melalui dubur.

Kutil biasanya muncul dalam waktu 1-6 bulan setelah terinfeksi, dimulai sebagai pembengkakan kecil yang lembut, lembab, berwarna merah atau pink. Mereka tumbuh dengan cepat dan bisa memiliki tangkai. Pada suatu daerah seringkali tumbuh beberapa kutil dan permukaannya yang kasar memberikan gambaran seperti bunga kol (blumkol).

Pada wanita hamil, pada gangguan sistem kekebalan (penderita AIDS atau pengobatan dengan obat yang menekan sistem kekebalan) dan pada orang yang kulitnya meradang, pertumbuhan kutil ini sangat cepat.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Kutil yang menetap bisa diangkat melalui pembedahan dan diperiksa di bawah mikroskop untuk meyakinkan bahwa itu bukan merupakan suatu keganasan. Wanita yang memiliki kutil di leher rahimnya, harus menjalani pemeriksaan Pap-smear secara rutin.


PENGOBATAN
Kutil pada alat kelamin luar bisa diangkat melalui laser, krioterapi (pembekuan) atau pembedahan dengan bius lokal. Pengobatan kimiawi, seperti podofilum resin atau racun yang dimurnikan atau asam trikloroasetat, bisa dioleskan langsung pada kutil. Tetapi pengobatan ini memerlukan waktu beberapa minggu sampai beberapa bulan, bisa melukai kulit di sekelilingnya dan sering gagal.

Kutil di uretra bisa diobati dengan obat anti kanker seperti tiotepa atau florourasil. Pilihan lainnya adalah pengangkatan kutil dari uretra melalui pembedahan endoskopik. Kutil genitalis sering kambuh dan memerlukan pengobatan ulang. Pada pria yang belum disunat, kekambuhan bisa dicegah dengan menjalani penyunatan.

Rabu, 10 Maret 2010

Gonore

DEFINISI
Gonore adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, dan tenggorokan atau bagian putih mata (konjungtiva).

Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa naik ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam panggul sehingga timbul nyeri panggul dan gangguan reproduksi.


PENYEBAB
Bakteri Neisseria gonorrhoeae.


GEJALA
Pada pria, gejala awal biasanya timbul dalam waktu 2-7 hari setelah terinfeksi. Gejalanya berawal sebagai rasa tidak enak pada uretra, yang beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis. Penderita sering berkemih dan merasakan desakan untuk berkemih, yang semakin memburuk ketika penyakit ini menyebar ke uretra bagian atas. Lubang penis tampak merah dan membengkak.

Pada wanita, gejala awal bisa timbul dalam waktu 7-21 hari setelah terinfeksi. Penderita wanita seringkali tidak menunjukkan gejala selama beberapa minggu atau bulan, dan diketahui menderita penyakit ini hanya setelah mitra seksualnya tertular. Jika timbul gejala, biasanya bersifat ringan. Tetapi beberapa penderita menunjukkan gejala yang berat, seperti desakan untuk berkemih, nyeri ketika berkemih, keluarnya cairan dari vagina dan demam.

Infeksi bisa menyerang leher rahim, rahim, saluran telur, indung telur, uretra dan rektum; menyebabkan nyeri pinggul yang dalam atau nyeri ketika melakukan hubungan seksual. Nanah yang keluar bisa berasal dari leher rahim, uretra atau kelenjar di sekitar lubang vagina.

Wanita dan pria homoseksual yang melakukan hubungan seksual melalui anus (lubang dubur) bisa menderita gonore pada rektumnya. Penderita merasakan tidak nyaman di sekitar anusnya dan dari rektumnya keluar cairan. Daerah di sekitar anus tampak merah dan kasar, tinjanya terbungkus oleh lendir dan nanah. Pada pemeriksaan dengan anaskop akan tampak lendir dan cairan di dinding rektum penderita.

Melakukan hubungan seksual melalui mulut (oral sex) dengan seorang penderita gonore bias menyebabakan gonore pada tenggorokan (faringitis gonokokal). Biasanya infeksi ini tidak menimbulkan gejala, tetapi kadang menyebabkan nyeri tenggorokan dan gangguan menelan.

Jika cairan yang terinfeksi mengenai mata maka bisa terjadi infeksi mata luar (konjungtivitis gonore). Bayi baru lahir bisa terinfeksi oleh gonore dari ibunya selama proses persalinan, sehingga terjadi pembengkakan pada kedua kelopak matanya dan dari matanya keluar nanah.

Pada dewasa, bisa terjadi gejala yang sama, tetapi seringkali hanya 1 mata yang terkena. Jika infeksi ini tidak diobati bisa terjadi kebutaan.


KOMPLIKASI
Infeksi kadang menyebar melalui aliran darah ke 1 atau beberapa sendi, dimana sendi menjadi bengkak dan sangat nyeri, sehingga pergerakannya menjadi terbatas. Infeksi melalui aliran darah juga bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik merah berisi nanah di kulit, demam, rasa tidak enak badan atau nyeri di beberapa sendi yang berpindah dari satu sendi ke sendi lainnya (sindroma artritis-dermatitis).

Bisa terjadi infeksi jantung (endokarditis). Infeksi pembungkus hati (perihepatitis) bisa menyebabkan nyeri yang menyerupai kelainan kandung empedu. Komplikasi yang terjadi bisa diatasi dan jarang berakibat fatal, tetapi masa penyembuhan untuk artritis atau endokarditis berlangsung lambat.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopik terhadap nanah, dimana ditemukan bakteri penyebab gonore. Jika pada pemeriksaan mikroskopik tidak ditemukan bakteri, maka dilakukan pembiakan di laboratorium.

Jika diduga terjadi infeksi tenggorokan atau rektum, diambil contoh dari daerah ini dan dibuat biakan.


PENGOBATAN
Gonore biasanya diobati dengan suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) atau dengan pemberian antibiotik per-oral (melalui mulut) selama 1 minggu (biasanya diberikan doksisiklin).

Jika gonore telah menyebar melalui aliran darah, biasanya penderita dirawat di rumah sakit dan mendapatkan antibiotik intravena (melalui pembuluh darah, infus).

Minggu, 07 Februari 2010

Pertumbuhan Pada Penis

DEFINISI
Pertumbuhan pada penis kadangkala disebabkan oleh infeksi. Salah satu contoh adalah sifilis, yang bisa menyebabkan pertumbuhan berwarna merah jambu atau abu-abu yang datar (condylomata lata). Juga, infeksi virus tertentu bisa menyebabkan satu atau lebih pertumbuhan kulit timbul yang kecil, keras (kutil kelamin, condylomata acuminata) atau pertumbuhan kecil, keras, lesung (molluscum contagiosum).

Kanker kulit bisa terjadi di sepanjang penis, paling sering terjadi pada kelenjar penis khususnya dasarnya. Kanker mengenai kulit pada penis, tidak umum di Amerika Serikat, bahkan jarang pada pria yang telah disunat. Penyebab kanker pada penis kemungkinan iritasi yang lama, biasanya di bawah kulit khitan. Carcinoma sel squanos terjadi paling umum ; kanker yang kurang umum termasuk penyakit Bowen dan penyakit Paget. Kanker biasanya muncul pertama kali tanpa rasa sakit, daerah yang memerah dengan luka yang tidak sembuh dalam beberapa minggu.


DIAGNOSA
Untuk mendiagnosa kanker pada penis, seorang dokter mengangkat contoh jaringan untuk diteliti di bawah mikroskop (biopsi). Untuk mengobati kanker, seorang dokter bedah mengangkatnya dan beberapa jaringan normal disekitarnya, mengurangi sebanyak mungkin pada penis sebagaimana mungkin. Jika banyak jaringan diangkat, penis seringkali bisa dibentuk kembali dengan operasi.


PENGOBATAN
Kebanyakan pria dengan kanker kecil yang tidak menyebar bertahan untuk beberapa tahun setelah pengobatan. Kebanyakan pria dengan kanker yang telah menyebar meninggal dalam waktu 5 tahun.

Penyempitan Saluran Urethra

DEFINISI
Penyempitan saluran urethra adalah luka yang mempersempit urethra. Penyempitan saluran urethra sangat sering terjadi dari luka atau infeksi sebelumnya. Aliran urine yang agak kuat atau aliran ganda biasanya terjadi dengan penyempitan ringan. Penyempitan parah bisa benar-benar mempersempit aliran urine. Penambahan tekanan di belakang penyempitan bisa menyebabkan pembentukan lintasan dari urethra menuju jaringan sekitarnya (diverticula).

Dengan pengurangan frekwensi atau tidak tuntasnya buang air kecil, penyempitan seringkali menyebabkan infeksi saluran kemih. Urologis mendiagnosa penyempitan dengan melihat secara langsung ke dalam urethra melalui pipa pelihat elastis (cystocope) setelah memoleskan pelumas yang mengandung anestesi local. Untuk memperlebar urethra, seorang urologis bisa memperbesar atau memotong (urethrotomy) penyempitan.

Penyempitan saluran urethra bisa berulang dan memerlukan pengeluaran bekas luka dan operasi reka ulang pada urethra, kadangkala dengan pencangkokan kulit.

Pembengkakan Pada Penis

DEFINISI
Balanitis adalah radang pada kepala penis (bentuk kerucut pada ujung penis). Posthitis adalah radang pada kulup. Secara umum, jamur atau infeksi bakteri di bawah kulup menyebabkan posthitis. Radang pada kepala penis dan kulup (balanoposthitis) bisa juga terjadi.

Peradangan tersebut menyebabkan nyeri, rasa gatal, kemerahan, dan bengkak dan bisa akhirnya menyebabkan penyempitan (stricture) pada urethra. Pria yang mengalami balanoposthitis mengalami peningkatan resiko berkembangnya balanitis xerotica obliterans, phimosis, paraphimosis, dan kanker di kemudian hari.

Pada balanitis xerotica obliterans, peradangan kronis menyebabkan kulit di sekitar ujung penis menjadi keras dan kembali putih. Pembukaan urethra seringkali dikelilingi oleh kulit putih yang keras ini, yang segera menyumbat aliran kemih dan semen. Krim anti radang atau anti bakteri bisa meringankan peradangan, tetapi seringkali urethra harus dibuka kembali dengan operasi.

Pada phimosis, kulit khitan menempel dan tidak dapat ditarik kembali sepanjang kepala penis. Keadaan ini adalah normal pada bayi yang baru lahir atau anak kecil dan biasanya tanpa pengobatan hingga pubertas. Pada pria yang lebih tua, phimosis bisa diakibatkan dari iritasi berkepanjangan atau balanoposthitis berulang. Kulit khitan yang diikat bisa berhubungan dengan berkemih dan kegiatan seks dan bisa meningkatkan resiko infeksi saluran kemih. Pengobatan yang umum adalah sunat.

Pada paraphimosis, kulit khitan yang ditarik kembali tidak dapat didorong ke depan untuk melindungi kepala penis. Keadaan tersebut paling sering terjadi setelah ahli medis menarik kembali kulit khitan sebagai bagian pada prosedur medis atau jika seseorang mendorong ke belakang kulit khitan untuk membersihkan penis pada seorang anak dan lupa untuk mendorongnya ke arah belekang. Tekanan yang meningkat segera mencegah darah mencapai penis, yang akan mengakibatkan kerusakan jaringan penile jika kulit khitan tidak didorong ke arah belakang. Penyunatan atau pembelaha pada kulit khitan meringankan paraphimosis.

Erythroplasia dari queyrat biasanya terjadi pada pria yang tidak disunat. Yang menghasilkan daerah terpisah, kemerah-merahan, seperti beludru pada penis, biasanya di atas atau pada dasar kepala penis. Penyebab tersebut kemungkinan iritasi lama pada penis di bawah kulit khitan. Jika awalnya bukan kanker, erythroplasia dari queyrat bisa menjadi kanker jika dibiarkan tidak diobati.

Pengangkatan contoh jaringan untuk diteliti di bawah mikroskop (biopsi) memastikan diagnosa erythroplasia dari queryrat diobati dengan krim mengandung obat fluorouracil.

Kanker Testis (Buah Zakar)

DEFINISI
Kanker Testis adalah pertumbuhan sel-sel ganas di dalam testis (buah zakar), yang bisa menyebabkan testis membesar atau menyebabkan adanya benjolan di dalam skrotum (kantung zakar).


PENYEBAB
Kebanyakan kanker testis terjadi pada usia di bawah 40 tahun. Penyebabnya yang pasti tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang menunjang terjadinya kanker testis:
  • Testis undesensus (testis yang tidak turun ke dalam skrotum)
  • Perkembangan testis yang abnormal
  • Sindroma Klinefelter (suatu kelainan kromosom seksual yang ditandai dengan rendahnya kadar hormon pria, kemandulan, pembesaran payudara (ginekomastia) dan testis yang kecil).

Faktor lainnya yang kemungkinan menjadi penyebab dari kanker testis tetapi masih dalam taraf penelitian adalah pemaparan bahan kimia tertentu dan infeksi oleh HIV. Jika di dalam keluarga ada riwayat kanker testis, maka resikonya akan meningkat. 1% dari semua kanker pada pria merupakan kanker testis. Kanker testis merupakan kanker yang paling sering ditemukan pada pria berusia 15-40 thun.

Kanker testis dikelompokkan menjadi:
  1. Seminoma : 30-40% dari semua jenis tumor testis.
    Biasanya ditemukan pada pria berusia 30-40 tahun dan terbatas pada testis.
  2. Non-seminoma : merupakan 60% dari semua jenis tumor testis.
    Dibagi lagi menjadi beberapa subkategori:
    - Karsinoma embrional : sekitar 20% dari kanker testis, terjadi pada usia 20-30 tahun dan sangat ganas. Pertumbuhannya sangat cepat dan menyebar ke paru-paru dan hati.
    - Tumor yolk sac : sekitar 60% dari semua jenis kanker testis pada anak laki-laki.
    - Teratoma : sekitar 7% dari kanker testis pada pria dewasa dan 40% pada anak laki-laki. - Koriokarsinoma.
    - Tumor sel stroma : tumor yang terdiri dari sel-sel Leydig, sel Sertoli dan sel granulosa. Tumor ini merupakan 3-4% dari seluruh jenis tumor testis. Tumor bisa menghasilkan hormon estradiol, yang bisa menyebabkan salah satu gejala kanker testis, yaitu ginekomastia.

GEJALA
Gejala berupa:
- Testis membesar atau teraba aneh (tidak seperti biasanya)
- Benjolan atau pembengkakan pada salah satu atau kedua testis
- Nyeri tumpul di punggung atau perut bagian bawah - Ginekomastia
- Rasa tidak nyaman/rasa nyeri di testis atau skrotum terasa berat.
Tetapi mungkin juga tidak ditemukan gejala sama sekali.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:
  • USG skrotum
  • Pemeriksaan darah untuk petanda tumor AFP (alfa fetoprotein), HCG (human chorionic gonadotrophin) dan LDH (lactic dehydrogenase).
    Hampir 85% kanker non-seminoma menunjukkan peningkatan kadar AFP atau beta HCG.
  • Rontgen dada (untuk mengetahui penyebaran kanker ke paru-paru)
  • CT scan perut (untuk mengetahui penyebaran kanker ke organ perut)
  • Biopsi jaringan.

PENGOBATAN
Pengobatan tergantung kepada jenis, stadium dan beratnya penyakit. Setelah kanker ditemukan, langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan jenis sel kankernya. Selanjutnya ditentukan stadiumnya:
  • Stadium I : kanker belum menyebar ke luar testis
  • Stadium II : kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di perut
  • Stadium III : kanker telah menyebar ke luar kelenjar getah bening, bisa sampai ke hati atau paru-paru.
Ada 4 macam pengobatan yang bisa digunakan:
  1. Pembedahan : pengangkatan testis (orkiektomi dan pengangkatan kelenjar getah bening (limfadenektomi
  2. Terapi penyinaran : menggunakan sinar X dosis tinggi atau sinar energi tinggi lainnya, seringkali dilakukan setelah limfadenektomi pada tumor non-seminoma.
    Juga digunakan sebagai pengobatan utama pada seminoma, terutama pada stadium awal.
  3. Kemoterapi : digunakan obat-obatan (misalnya cisplastin, bleomycin dan etoposid) untuk membunuh sel-sel kanker. Kemoterapi telah meningkatkan angka harapan hidup penderita tumor non-seminoma.
  4. Pencangkokan sumsum tulang : dilakukan jika kemoterapi telah menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang penderita.
Tumor Seminoma :
- Stadium I diobati dengan orkiektomi dan penyinaran kelenjar getah bening perut
- Stadium II diobati dengan orkiektomi, penyinaran kelenjar getah bening dan kemoterapi dengan sisplastin
- Stadium III diobati dengan orkiektomi dan kemoterapi multi-obat.

Tumor Non-Seminoma:
- Stadium I : diobati dengan orkiektomi dan kemungkinan dilakukan limfadenektomi perut
- Stadium II : diobati dengan orkiektomi dan limfadenektomi perut, kemungkinan diikuti dengan kemoterapi
- Stadium III : diobati dengan kemoterapi dan orkiektomi.

Jika kankernya merupakan kekambuhan dari kanker testis sebelumnya, diberikan kemoterapi beberapa obat (ifosfamide, cisplastin dan etoposid atau vinblastin).

Sabtu, 06 Februari 2010

Luka Pada Penis

DEFINISI
Beberapa jenis luka bisa mengenai penis. Penis terjepit pada resleting celana adalah yang sering terjadi, tetapi luka yang diakibatkan biasanya sembuh dengan segera. Potongan dan luka sembuh segera tanpa pengobatan tetapi bisa memerlukan antibiotik jika terjadi infeksi. Luka pada urethra (pembukaan pada ujung penis) bisa memerlukan pengobatan khusus lainnya, biasanya dilakukan oleh ahli urologi (dokter yang khusus mendiagnosa dan mengobati gangguan genitourinary).

Patah pada penis bisa terjadi dari tekukan berlebihan pada ereksi penis. Rasa sakit dan bengkak dari kerusakan struktur yang mengendalikan ereksi dan diikuti kesulitan dalam berhubungan seks atau berkemih. Patah pada penis biasanya terjadi selama hubungan seks yang hebat. Operasi darurat biasanya diperlukan untuk memperbaiki beberapa patahan untuk mencegah lekukan tidak normal pada penis atau disfungsi ereksi permanen (impoten). Penis bisa juga sebagian atau sepenuhnya terluka. Penyambungan kembali pada penis yang parah kadangkala bisa dilakukan, tetapi sensasi yang utuh dan fungsi jarang kembali normal.

Daerah pada skrotum mudah luka. Kekuatan tumpul (misal, tendangan atau pukulan keras) sering kali menyebabkan luka. Meskipun begitu, kadangkala tembakan atau tikaman menembus skrotum atau testis. Jarang terjadi, skrotum terlepas dari testis. Luka testis terjadi tiba-tiba, rasa sakit hebat, biasanya dengan mual dan muntah. Ultrasonik bisa menunjukkan apakah testis telah pecah. Ice pack, cawat olah raga, dan obat-obatan untuk rasa sakit dan mual biasanya efektif untuk mengobati pendarahan dalam di dalam atau di sekitar testis. Testis yang pecah memerlukan operasi perbaikan. Ketika skrotum terlepas, testis bisa mati atau kehilangan kemampuan untuk memproduksi hormon atau sperma. Operasi untuk menanamkan di bawah kulit paha atau perut bisa menyelamatkan testis.

Penyakit Peyronie

DEFINISI
Penyakit Peyronie adalah suatu keadaan yang ditandai dengan terbentuknya plak atau benjolan keras pada penis. Plak bisa terbentuk di bagian atas maupun di bagian bawah penis serta di dalam lapisan yang mengandung jaringan erektil. Penyakit ini bermula sebagai peradangan lokal dan bisa berkembang menjadi jaringan parut yang keras.


PENYEBAB
Banyak ahli yang merasa yakin bahwa plak pada penyakit ini terbentuk setelah terjadinya trauma (misalnya pemukulan) yang menyebabkan perdarahan lokal di dalam penis. Daerah yang mengalami kerusakan mengalami penyembuhan yang lambat atau abnormal akibat trauma yang berulang dan sedikitnya jumlah darah yang sampai ke daerah tersebut.

Jika keadaan ini terus berlangsung selama bertahun-tahun, maka plak bisa berkembang menjadi jaringan fibrosa yang keras, bahkan terjadi perkapuran atau pengendapan kalsium. Beberapa ahli mengatakan bahwa penyakit ini merupakan penyakit autoimun.

Sejumlah obat telah menyebutkan penyakit Peyronie sebagai efek sampingnya:
- Obat anti hipertensi dan obat jantung (beta bloker) - Obat anti kejang (fenitoin)
- Obat untuk sklerosis multipel (interferon).
Tetapi kemungkinan terjadinya penyakit Peyronie akibat mengkonsumsi obat-obat tersebut sangat kecil.

Penyakit ini terjadi pada 1% pria. Paling sering menyerang pria setengah baya, tetapi bisa juga ditemukan pada pria yang lebih muda dan pria yang lebih tua. Sekitar 30% penderita mengalami pembentukan fibrosa di bagian tubuh lainnya (misalnya kaki atau tangan).


GEJALA
Gejalanya timbul secara perlahan. Pada kasus yang berat, plak yang mengeras menyebabkan berkurangnya kelenturan penis, sehingga timbul nyeri dan ketika ereksi penis menjadi melengkung. Lama-lama nyeri akan berkurang tetapi karena penis melengkung, penderita mengalami kesulitan dalam melakukan hubungan seksual.

Pada kasus yang lebih ringan, peradangan akan membaik tanpa disertai nyeri yang berarti maupun melengkungnya penis. Plak pada puncak batang penis menyebabkan penis melengkung ke atas, plak pada bagian bawah menyebabkan penis melengkung ke bawah. Beberapa penderita memiliki plak di bawah dan di atas sehingga terbentuk lekukan dan penis menjadi lebih pendek. Nyeri, penis yang melengkung dan stres emosional menyebabkan penderita tidak dapat melakukan hubungan seksual.

Jaringan fibrosa juga bisa menyebar ke jaringan erektil (korpus kavernosus) sehingga tidak terjadi ereksi.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.


PENGOBATAN
Penyakit Peyronie bisa menghilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan. Bisa juga diberikan suntikan steroid pada daerah yang terkena. Yang lebih sering terjadi adalah bahwa jaringan fibrosa harus dibuang melalui pembedahan.

Pembedahan bisa menyembuhkan penyakit ini tetapi kadang menyebabkan pembentukan jaringan parut dan memperburuk keadaan. Pembedahan juga bisa menyebabkan impotensi. Pembedahan hanya dilakukan jika penis sangat melengkung sehingga penderita tidak dapat melakukan hubungan seksual.

Kelainan Penis

DEFINISI
Cedera pada Penis
Beberapa jenis cedera bisa mengenai penis. Penis sering terjepit oleh resleting celana, tetapi lukanya akan segera membaik. Jika luka atau iritasi pada penis mengalami infeksi, diberikan antibiotik. Jika penis yang sedang mengalami ereksi terlipat secara berlebihan, bisa menimbulkan nyeri, kerusakan pada struktur yang mengontrol ereksi dan gangguan dalam melakukan hubungan seksual.

Balanopostitis adalah peradangan menyeluruh pada kepala penis (glans penis) dan kulitnya. Peradangan biasanya terjadi akibat infeksi jamur atau bakteri di bawah kulit pada penis yang tidak disunat. Penis menjadi nyeri, gatal-gatal, kemerahan dan membengkak, serta bisa menyebabkan terjadinya penyempitan uretra.

Penderita balanopostitis di kemudian hari bisa menderita balanitis xerotika oblitterans, fimosis, parafimosis dan kanker.

Balanitis xeronika obliterans merupakan peradangan menahun yang menyebabkan pengerasan berwarna putih di ujung penis. Biasanya penyebabnya tidak diketahui, tetapi bisa terjadi akibat infeksi atau reaksi alergi. Lubang uretra sering dikelilingi oleh daerah pengerasan ini, yang pada akhirnya bisa menyumbat aliran air kemih dan semen. Untuk mengatasi peradangan bisa digunakan krim antibiotik atau anti peradangan, tetapi uretra seringkali harus dibuka kembali melalui pembedahan.

Fimosis merupakan pengkerutan atau penciutan kulit depan penis. Fimosis merupakan suatu keadaan normal yang sering ditemukan pada bayi baru lahir atau anak kecil, dan biasanya pada masa pubertas akan menghilang dengan sendirinya. Pada pria yang lebih tua, fimosis bisa terjadi akibat iritasi menahun. Fimosis bisa mempengaruhi proses berkemih dan aktivitas seksual. Biasanya keadaan ini diatasi dengan melakukan penyunatan (sirkumsisi).

Pada parafimosis, kulit depan penis yang tertarik tidak dapat ditarik kembali melalui glans penis. Parafimosis bisa diatasi dengan sirkumsisi.

Eritroplasia Queyrat adalah daerah seperti beludru yang berwarna kemerahan pada kulit penis, biasanya di atas atau pada dasar glans penis. Hal ini biasanya terjadi pada pria yang tidak disunat. Jika tidak diobati bisa berubah menjadi keganasan. Diberikan krim yang mengandung fluorourasil. Karena berpotensi menjadi keganasan, maka kelainan ini harus diperiksa setiap beberapa bulan selama dan setelah pengobatan. Pengobatan lainnya yang bisa dilakukan adalah membuang jaringan abnormal tersebut melalui pembedahan.

Hipospadia merupakan suatu cacat bawaan dimana lubang uretra tidak terletak pada tempatnya, misalnya berada di bawah penis. Keadaan ini bisa diatasi dengan pembedahan.

Genital ambigus sangat jarang terjadi. Anak terlahir dengan alat kelamin yang tidak jelas, apakah pria atau wanita. Pada anak laki-laki, penisnya sangat kecil atau tidak ada, tetapi jaringan testikulernya ada. Ada juga anak yang memiliki jaringan testikuler dan jaringan ovarium.

Mikropenis jarang terjadi. Penis memiliki ukuran yang jauh di bawah ukuran rata-rata.

Priapisme (Ereksi Nyeri & Menetap)

DEFINISI
Priapisme adalah ereksi yang nyeri dan menetap dan tidak berhubungan dengan gairah maupun kepuasan seksual.

PENYEBAB
Priapisme bisa terjadi pada semua kelompok umur, termasuk bayi baru lahir. Priapisme pada anak-anak biasanya ditemukan pada penderita leukemia. Sel darah putih menyumbat atau menghalangi aliran darah dari penis sehingga terjadi priapisme. Anak-anak yang menderita penyakit sel sabit juga bisa mengalami priapisme.

Penyebab priapisme lainnya pada anak-anak adalah trauma, baik pada penisnya sendiri maupun pada daerah di bawah penis (perineum) dan cedera korda spinalis.

Pada dewasa, penyebab priapisme bisa diketahui bisa juga tidak. Salah satu penyebabnya adalah penyakit sel sabit (sebanyak 30% kasus). Dilaporkan bahwa 42% dewasa yang menderita penyakit sel sabit dan 64% anak-anak yang menderita penyakit sel sabit, pada akhirnya akan mengalami priapisme. Bekuan darah juga bisa menyebabkan terjadinya priapisme.

Penyebab yang paling sering dari priapisme pada dewasa adalah obat-obat yang disuntikkan:
- Obat psikosa (torazin, klorpromazin)
- Obat anti hipertensi (prazosin)
- Marijuana
- Obat yang digunakan untuk mengobati impotensi
- Antikoagulan
- Kokain
- Kortikosteroid
- Tolbutamid
- Trazodon

Penyebab lainnya adalah:
- Kanker yang telah menyusup ke dalam penis dan menghalangi aliran darah dari penis
- Infeksi alat kelamin
- Kelainan pada pembuluh darah atau saraf di dalam jaringan erektil.


GEJALA
Gejalanya berupa ereksi disertai nyeri yang terjadi tanpa adanya rangsangan seksual dan berlangsung selama 4 jam atau lebih.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejalanya. Pemeriksaan gas darah terhadap darah yang diambil dari penis bisa memberikan petunjuk berapa lama priapisme telah berlangsung dan beratnya kerusakan yang telah terjadi.


PENGOBATAN
Pengobatan tergantung kepada penyebabnya:
  • Jika penyebabnya adalah obat-obatan, maka pemakaian obat segera dihentikan
  • Jika penyebabnya adalah kerusakan saraf, diberikan obat bius melalui spinal
  • Jika penyebabnya adalah bekuan darah, dilakukan pembedahan untuk membuang bekuan darah atau untuk membuat bypass agar sirkulasi penis kembali normal.
Pada sebagian besar kasus dilakukan penyedotan darah yang berlebihan dari penis dengan sebuah jarum (aspirasi) dan membersihkan pembuluh darah dengan cairan untuk membuang berbagai bekuan atau penyumbat lainnya. Jika priapisme berlangsung kurang dari 4 jam bisa diberikan obat dekongestan (misalnya pseudoephedrin dan terbutalin), yang bekerja dengan cara mengurangi aliran darah ke penis. Setelah pemberian dekongestan baru dilakukan aspirasi.

Jika ereksi mulai berulang, bisa diberikan obat vasoaktif, misalnya epinefrin, yang menyebabkan pengkerutan pembuluh darah dan mencegah berulangnya priapisme.